Inilah 3 Benda yang Tidak Boleh Disimpan di Freezer, Bisa Meledak

Sebagaimana kita tahu, kulkas atau lemari pendingin adalah peralatan rumah tangga yang dapat membantu mengawetkan makanan. Oleh karena itu kita terbiasa memasukkan bahan makanan dan minuman apa saja ke dalam kulkas dengan maksud agar makanan, sayuran, buah-buahan, dan minuman tetap segar.

Benda yang Tidak Boleh Disimpan di Freezer


Namun tahukah Anda, ternyata ada beberapa benda yang bisa menyebabkan kulkas meledak. Penyebab ledakan bukan karena korsleting. Melainkan bahan-bahan yang dimasukkan ke dalam freezer.

Melansir dari berbagai sumber, berikut daftar benda berbahaya jika diletakkan di dalam freezer:


Minuman bersoda

Tidak dipungkiri, minuman bersoda seringkali menjadi pilihan bagi semua kalangan karena rasanya enak dan menyegarkan. Sensasinya membuat mata langsung melek, badan bersemangat dan rasa hauspun hilang seketika.

Minuman berkarbonasi dapat dengan mudah kita temukan di pasaran seperti Coca cola, Sprite dan Pepsi. Minuman-minuman tersebut biasanya dikemas dalam kaleng dan botol tertutup. Meskipun hanya minuman, namun Anda harus tahu jika jenis minuman tersebut benar-benar berbahaya jika disimpan di freezer. Benda-benda tersebut bisa menjadi bom instan ketika membeku.

Umumnya, minuman berkarbonasi memiliki karbon dioksida di dalamnya yang menyebabkan mereka menjadi bersoda seperti minuman non-karbonasi. Namun, setelah membeku, air di minuman mengkristal karena suhu dingin dan meninggalkan hanya ruang kecil untuk partikel karbon dioksida di dalamnya. 

Pada suhu yang sangat dingin, karbon dioksida akan mengembang. Karena tidak ada cukup ruang yang didapat, maka dapat menimbulkan tekanan yang tinggi. Kaleng kemudian meledak setelah tidak bisa lagi menahan tekanan. Jadi, pikirlan lagi ya kalau ingin meletakkan minuman-minuman tersebut di dalam freezer !


Dry Ice

Dry Ice disebut juga biang es yang terbuat dari gas CO2 yang dipadatkan. Ketika kita membeli es krim literan dari swalayan, biasanya kita diberikan bongkahan es yang akan dibungkus satu plastik dengan es krim yang kita beli. Bongkahan es itulah Dry Ice.

Dry Ice yang terbuat dari Gas CO2 ini dipadatkan dengan cara didinginkan. Dari gas yang didinginkan menjadi wujud padat, maka volumenya mengecil dan akhirnya membeku.

Seperti minuman berkarbonasi, dry ice pada dasarnya adalah bentuk padat karbon dioksida. Biasanya, dry ice juga digunakan untuk membuat efek kabut atau asap di atas panggung, biasanya acara konser dan atraksi rumah hantu. Asap di dasar panggung menggunakan dry ice. Asap tersebut tidak naik ke atas karena memiliki massa jenis yang lebih besar dari udara.

Untuk menciptakan kabut dari dry ice, biasanya direndam dalam air yang menyebabkan padatan karbon dioksida untuk berubah menjadi gas melalui proses yang disebut sublimasi. Namun, dalam freezer suhu menjadi lebih rendah dari -18 derajat Celsius, sublimasi dry ice dipercepat pada kecepatan yang sangat cepat mencapai 600-800 kali dari bentuk padat.

Meski jarang meledak, namun jangan pernah meletakkan dry ice di dalam freezer apalagi mengambilnya dengan tangan kosong karena dapat menyebabkan tangan menjadi gosong.

Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol dapat disimpan di dalam freezer dengan syarat buka terlebih dahulu tutupnya. Jika minuman beralkohol belum dibuka tutupnya, maka jangan disimpan di dalam freezer.

Pembekuan botol yang belum dibuka dari minuman beralkohol dapat menciptakan kombinasi tekanan dan cairan ekspansi yang dapat menyebabkan ledakan.

Itulah 3 benda yang tidak boleh disimpan di dalam freezer karena bisa memicu ledakan. Perlu juga diingat untuk tidak membersihkan bunga es dengan benda tajam karena bisa saja benda tajam tersebut membocorkan gas dalam kulkas dan membuatnya meledak.

Jika ingin mencairkan bunga es, tekan saja tombol defrost. Namun jika bunga es terlalu tebal, nyalakan saja kipas angin dan arahkan ke freezer. Biarkan bunga es mencair dengan sendirinya.

Belum ada Komentar untuk "Inilah 3 Benda yang Tidak Boleh Disimpan di Freezer, Bisa Meledak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel