Pertolongan Pertama Saat Anak Tersiram Air Panas


Kecelakaan
bisa terjadi kapan saja, dan mengetahui pertolongan
pertama saat anak tersiram air panas
sangatlah penting bagi orang tua.
Namun, sebelum menentukan apa yang harus dilakukan dalam situasi seperti ini,
Anda harus bisa membedakan termasuk golongan apakah luka bakar tersebut.
Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar tidak terjadi hal yang tidak
diinginkan kepada luka bakar pada anak.





Pertolongan Pertama Saat Anak Tersiram Air Panas




Membedakan Golongan Luka Bakar





Ketika
seorang anak terkena luka bakar, Anda harus mengetahui termasuk tipe apakah
luka tersebut. Hal ini penting agar Anda dapat sigap melakukan pertolongan
pertama untuk anak Anda secara tepat. Ada tiga tipe luka bakar yang Anda harus
ketahui, yaitu tingkat pertama, tingkat kedua dan tingkat ketiga.





Luka
bakar tingkat pertama adalah ketika kulit anak hanya memerah, namun tidak
melepuh. Tetapi, anak tetap akan merasa sakit seperti terbakar sinar matahari.
Luka bakar tingkat kedua adalah ketika luka tersebut masih tergolong luka luar
dan akan perlahan melepuh. Luka bakar tingkat ketiga adalah ketika kulit
menjadi putih atau gosong karena dua lapisan kulit telah terbakar.





Ketika
luka bakar anak tidak termasuk dalam ketiga tipe ini, artinya Anda harus segera
pergi ke dokter untuk mengobati luka ini sebagai pertolongan pertama saat anak tersiram air panas. Hal ini sangat penting,
terutama ketika anak mendapatkan luka tersebut dari sengatan listrik, juga
ketika luka bakar terjadi di daerah kulit yang sensitif seperti telapak tangan
dan wajah.





Bagaimana Mengobati Luka Bakar Pada
Anak





Setelah
mengetahui tipe dari luka bakar tersebut, Anda dapat langsung mengetahui
bagaimana cara yang paling tepat untuk mengobatinya. Untuk pertolongan pertama,
Anda dapat segera mendinginkan luka bakar tersebut dengan menyiram air selama
lima menit kepada luka tersebut. Jangan menggunakan es dan apabila melepuh,
jangan dipecahkan.





Setelah
itu, Anda harus menutup luka tersebut dengan perban yang tidak akan lengket
kepada lukanya. Hal ini dilakukan agar anak tidak terkena infeksi. Cuci luka
dengan air dan sabun dan jangan menaruh minyak apapun tanpa saran dari dokter
anak, terutama barang-barang di rumah seperti minyak maupun mentega. Karena
Anda tidak tahu apakah itu akan berakibat infeksi atau tidak.





Apabila
luka tersebut semakin lama semakin parah, Anda harus menjaga agar luka tersebut
tetap tertutup sampai kulit baru mulai terbentuk. Luka tersebut juga harus
dijaga dari paparan sinar matahari selama setahun agar kulit tidak menghitam.
Sebagai tambahan, anak dapat menggunakan baju yang tertutup atau dengan bantuan
tabir surya. Dengan panduan ini, Anda telah mengetahui pertolongan pertama saat anak tersiram air panas. Apabila luka
tergolong parah, Anda harus segera membawa anak ke dokter.


Belum ada Komentar untuk "Pertolongan Pertama Saat Anak Tersiram Air Panas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel