Cara Memberikan Pemahaman Tentang Seks pada Anak


Ada kalanya Anda akan
menghadapi situasi dimana anak Anda bertanya mengenai bagaimana orang
dilahirkan. Mengetahui cara memberikan
pemahaman tentang seks pada anak
sangatlah penting karena beberapa alasan. Banyak
orang tua yang lebih memilih untuk berbohong dan menceritakannya dengan cerita
fiksi.









Mengajarkan Bagian Tubuh yang Tidak Boleh di Perlihatkan





Anda dapat mengajarkan
anak mengenai hal ini bahkan sebelum anak Anda dapat berbicara. Hal ini untuk
mempersiapkan mereka agar mereka lebih mengerti untuk bersikap di depan umum.
Mereka harus diajarkan bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh dieksplor,
sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.





Menjaga Bagian Tubuh yang Tidak
Boleh di Sentuh Orang Lain





Setiap anak berbeda,
tetapi di sini ada panduan kasar tentang apa yang seharusnya dapat dipahami
anak-anak tentang seks dan reproduksi pada usia yang berbeda. Balita harus
dapat menyebutkan bagian tubuh yang dimiliki tidak terkecuali alat kelamin.
Mereka juga harus bisa membedakan apakah seseorang adalah laki-laki atau
perempuan dengan mengetahui perbedaan di antaranya.





Ketika balita Anda sudah
di atas dua tahun, anak harus bisa memahami dasar-dasar reproduksi. Penting
untuk anak mengetahui bagaimana dua orang dengan jenis kelamin yang berbeda
dapat membuat bayi bersama-sama, yang menimbulkan kehamilan sehingga bayi
tersebut tumbuh di dalam kandungan wanita.





Anak juga harus memahami
bahwa tubuh yang mereka miliki adalah milik mereka sendiri, sehingga mereka
dapat menjaga tubuh mereka sendiri. Ajari mengenai privasi seputar tubuh mereka,
sehingga mereka tahu bahwa orang lain dapat menyentuh mereka dengan berbagai
cara. Namun ada beberapa bagian yang tidak boleh di sentuh.





Anak juga harus mengerti
bahwa semua orang memiliki preferen ketertarikan yang berbeda-beda. Mereka juga
harus mengetahui bagaimana peran mereka dalam sebuah hubungan. Anak harus tahu
mengenai hal yang tidak bisa diterima oleh publik, menghormati tubuh diri
sendiri maupun orang lain.





Pelajaran dasar mengenai
pubertas juga harus diajarkan ketika mereka sudah beranjak dewasa, karena
mereka akan mengalami perkembangan yang signifikan dikarenakan oleh pubertas di
umur sekitar sepuluh tahun. Di usia ini, pemahaman anak mengenai reproduksi manusia
harus terus berlanjut, sehingga Anda dapat menjelaskannya dengan lebih jelas.





Ketika mereka sudah
beranjak remaja, anak juga harus diajari mengenai bagaimana hubungan yang aman
serta alat kontrasepsi yang ada. Ini untuk memperkuat semua hal seksual yang
telah dipelajari selama ini. Cara
memberikan pemahaman tentang seks pada anak
harus sangat diperhatikan, agar
mereka dapat menjalin hubungan positif kepada pasangannya.





Remaja adalah umur dimana
anak akan sangat menjaga privasinya, namun ketika diajarkan dari kecil, anak
akan lebih tenang dalam menceritakan hal seperti ini kepada orang tua. Ini akan
lebih baik sehingga Anda dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, hanya
dengan cara memberikan pemahaman tentang
seks
pada anak sejak dini.


Belum ada Komentar untuk "Cara Memberikan Pemahaman Tentang Seks pada Anak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel