Cara Menghadapi Anak Setelah Bercerai dengan Baik

Cara menghadapi anak setelah bercerai ini mungkin bisa menjadi solusi untuk Anda yang baru saja bercerai. Bagaimanapun juga, tidak ada satupun pasangan suami istri yang ingin mengalami perpisahan. Namun, di dalam hubungan berumah tangga itu hal yang seperti ini bisa sajaterjadi kapan saja. Saat perpisahan tidak dapat dihindari, maka anak-anak bisa menjadi korbannya. Bagaiamana cara mengatasinya?

Cara Menghadapi Anak Setelah Bercerai dengan Baik



Cara Menghadapi Anak Setelah Bercerai

  • Biarkan saja anak memperlihatkan apa yang sedang dirasakannya. Bantulah mereka untuk mengekspresikan emosinya. Jangan pernah memakai kata-kata, “jangan khawatir, karena semua pasti baik-baik saja”. Karena kalimat ini akan membuat mereka justru sedih karena Anda tidak memahami kesedihannya. Berikan kesempatan pada mereka untuk berekspresi, seperti marah dan menangis. Namun, tetap di akhir kata ingatkan bahwa Anda akan selalu disampingnya.

  • Cobalah untuk memberikan pengertian bahwa hal ini terjadi bukan karena salahnya. Karena pasti sesudah bercerai, anak akan bertanya apa yang menjadi penyebabnya. Mereka mungkin akan berpikir bahwa orang tuanya tidak sayang lagi dengannya. Sehingga, mereka berusaha bersikap baik agar orang tuanya tidak berpisah. Namun, ternyata faktanya sikapnya tidak dapat mengubah apapun.
  • Mengatur jadwal waktu bertemu dengan anak juga harus dilakukan. Mengignat anak harus tetap merasakan kasih sayang orang tuanya, maka dari itulah cobalah untuk mengatur waktu agar anak tetap bisa bertemu orang tuanya. Cobalah untuk bermain bersama meskipun itu berarti bahwa Anda harus memendam ego. Kurangi saja drama untuk memperebutkan hak asuh anak karena itu akan menimbulkan beban pada anak.

Cara Menjelaskan Perceraian kepada Anak

Menjelaskan perceraian kepada anak itu tidak dapat dipukul sama rata. Anda harus melihat dari kepribadian masing-masing anak. Bahasa yang dipakai untuk menjelaskan anak di usia 6 tahun itu berbeda sekali dengan anak yang sudah berusia 15 tahun. Maka dari itulah, sebaiknya pilih waktu yang paling tepat untuk melakukannya. Selain itu, perhatikan juga suasana hatinya.

Selalu berada disampingnya juga bisa menjadi cara terbaik untuk menjelaskan kabar perceraian dengan baik. Setidaknya, meskipun Anda telah berpisah, Anda dan mantan suami atau mantan istri tetap menjadi orang tua anak. Jadi, agar anak tidak bingung dan hanya mendengar 1 versi  cerita saja, sebaiknya jelaskan semuanya bersama-sama. Sehingga, hal ini membuat kepercayaan anak dengan Anda berdua tetap terjaga.

Saat Anda mempunyai lebih dari 1 anak, sebaiknya jangan menjelaskan pada 1 anak saja. Karena itu akan memberikan beban tugas padanya untuk menyampaikan kata perpisahan orang tua. Namun, kumpulkan seisi keluarga supaya tidak ada rahasia. Jangan berpikir seperti apa reaksinya, biarkan saja mereka menunjukkan seperti apa perasaannya sebagai cara menghadapi anak setelah bercerai yang terbaik.


Belum ada Komentar untuk "Cara Menghadapi Anak Setelah Bercerai dengan Baik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel