Cara Menghadapi Anak Setelah Bercerai dengan Baik


Cara menghadapi anak
setelah bercerai
ini
mungkin bisa menjadi solusi untuk Anda yang baru saja bercerai. Bagaimanapun
juga, tidak ada satupun pasangan suami istri yang ingin mengalami perpisahan.
Namun, di dalam hubungan berumah tangga itu hal yang seperti ini bisa saja
terjadi kapan saja. Saat perpisahan tidak dapat dihindari, maka anak-anak bisa
menjadi korbannya. Bagaiaman cara mengatasinya?





Cara menghadapi anak setelah bercerai




Cara Menghadapi Anak Setelah Bercerai





  1. Biarkan
    saja anak memperlihatkan apa yang sedang dirasakannya. Bantulah mereka untuk
    mengekspresikan emosinya. Jangan pernah memakai kata-kata, “jangan khawatir,
    karena semua pasti baik-baik saja”. Karena kalimat ini akan membuat mereka
    justru sedih karena Anda tidak memahami kesedihannya. Berikan kesempatan pada
    mereka untuk berekspresi, seperti marah dan menangis. Namun, tetap di akhir
    kata ingatkan bahwa Anda akan selalu disampingnya.




  • Cobalah
    untuk memberikan pengertian bahwa hal ini terjadi bukan karena salahnya. Karena
    pasti sesudah bercerai, anak akan bertanya apa yang menjadi penyebabnya. Mereka
    mungkin akan berpikir bahwa orang tuanya tidak sayang lagi dengannya. Sehingga,
    mereka berusaha bersikap baik agar orang tuanya tidak berpisah. Namun, ternyata
    faktanya sikapnya tidak dapat mengubah apapun.




  • Mengatur
    jadwal waktu bertemu dengan anak juga harus dilakukan. Mengignat anak harus
    tetap merasakan kasih sayang orang tuanya, maka dari itulah cobalah untuk
    mengatur waktu agar anak tetap bisa bertemu orang tuanya. Cobalah untuk bermain
    bersama meskipun itu berarti bahwa Anda harus memendam ego. Kurangi saja drama
    untuk memperebutkan hak asuh anak karena itu akan menimbulkan beban pada anak.




Cara Menjelaskan
Perceraian kepada Anak





Menjelaskan perceraian kepada anak itu tidak dapat dipukul
sama rata. Anda harus melihat dari kepribadian masing-masing anak. Bahasa yang
dipakai untuk menjelaskan anak di usia 6 tahun itu berbeda sekali dengan anak
yang sudah berusia 15 tahun. Maka dari itulah, sebaiknya pilih waktu yang
paling tepat untuk melakukannya. Selain itu, perhatikan juga suasana hatinya.





Selalu berada disampingnya juga bisa menjadi cara terbaik
untuk menjelaskan kabar perceraian dengan baik. Setidaknya, meskipun Anda telah
berpisah, Anda dan mantan suami atau mantan istri tetap menjadi orang tua anak.
Jadi, agar anak tidak bingung dan hanya mendengar 1 versi
cerita saja, sebaiknya
jelaskan semuanya bersama-sama. Sehingga, hal ini membuat kepercayaan anak
dengan Anda berdua tetap terjaga.





Saat Anda mempunyai lebih dari 1 anak, sebaiknya jangan
menjelaskan pada 1 anak saja. Karena itu akan memberikan beban tugas padanya
untuk menyampaikan kata perpisahan orang tua. Namun, kumpulkan seisi keluarga
supaya tidak ada rahasia. Jangan berpikir seperti apa reaksinya, biarkan saja
mereka menunjukkan seperti apa perasaannya sebagai cara menghadapi anak setelah bercerai yang terbaik.


Belum ada Komentar untuk "Cara Menghadapi Anak Setelah Bercerai dengan Baik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel