10 Cara Aman Berbelanja Online agar Terhindar dari Penipuan

Kita semua tahu, sejak beberapa tahun yang lalu, modus penipuan via sms sangat marak mulai dari undian berhadiah, mama minta pulsa dan masih banyak lagi. Sudah tidak terhitung lagi korban penipuan melalui sms bahkan sampai sekarang pun modus tersebut masih tetap ada. Namun karena masyarakat sudah banyak yang tahu tentang modus ini, maka lambat laun aksi-aksi sms penipuan semakin tidak menjanjikan lagi bagi para sindikat penipu untuk melakukan aksinya. Meski demikian bukan berarti mereka pensiun apalagi bertaubat.

Berhati-hatilah karena mereka kini muncul kembali dalam bentuk lain yang serupa tapi tak sama yaitu penipuan melalui dunia maya atau internet. Penipuan ini berkedok toko online dimana barang yang dijual berupa laptop, handphone, kamera dengan harga miring. Dengan gaya yang sangat meyakinkan mereka mencoba meyakinkan para calon korbannya bahwa toko mereka dapat di kunjungi langsung.

Modus mereka dengan menyuruh korban melakukan deal terlebih dahulu melalui sms, setelah itu baru mereka memberikan nomor rekening kepada calon korbannya dan bukti pengiriman mereka posting atau kirimkan ke e-mail atau facebook korban mereka tersebut dan selama proses transaksi mereka siap memandu cara-cara transaksi sesuai dengan yang mereka inginkan.

10 Cara Aman Berbelanja Online


Harus kita akui, belanja secara online saat ini memang menjadi trend karena kemudahan dan kenyamanan yang dirasakan. Kini berbelanja apa saja bisa dilakukan tanpa harus keluar rumah. Bagi anda yang suka berbelanja secara online, tetaplah berhati-hati karena kasus kejahatan dengan modus toko online palsu sering terjadi.
Cara Aman Berbelanja Online agar Terhindar dari Penipuan

Tidak jarang begitu anda mentransfer sejumlah uang sesuai harga barang, pelaku tidak pernah mengirimkan barang yang anda pesan atau barang yang anda terima adalah barang palsu atau barang bekas karena pada dasarnya mereka memiliki modus menipu. Selain dari kasus penipuan, ibaratnya membeli kucing dalam karung, pembeli online juga sering kecewa setelah melakukan transaksi karena barang yang dibeli tidak sesuai atau harga mahal yang sudah terlanjur dibayar.

Nah, untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan di dunia maya, berikut 10 Cara Aman Berbelanja Online agar Terhindar dari Penipuan

1. Pilih Situs Toko Online yang Terpercaya
Lakukan riset terhadap situs web tempat anda berbelanja. Pilihlah toko online yang dapat dipercaya karena telah memiliki reputasi. Situs toko online dengan ekistensi co.id adalah milik perusahaan yang telah memiliki badan hukum. Situs toko online yang dapat dipercaya memiliki alamat yang jelas, nomor telepon tetap (bukan nomor handphone), dan toko sudah lama online.

Anda dapat mencari info dari teman atau dari review konsumen di media sosial mengenai pengalaman belanja mereka di toko online tertentu. Kalau anda masih tidak yakin, kunjungi mesin pencari Google atau Yahoo kemudian masukkan nama situs web tersebut. Carilah ulasan dari konsumen mereka. Kalau ada yang janggal, tinggalkan saja situs toko online tersebut.

2. Teliti Syarat dan Ketentuan
Perhatikan, apakah ada poin yang menyebutkan kalau pengelola situs web boleh memberikan data pribadi ke pihak lain. Baca juga kebijakan pengembalian barang. Karena barang yang dibeli tidak bisa dilihat secara fisik, harus ada garansi kalau barang yang dikirim cacat, maka anda boleh mengirim barang cacat itu kembali dan tentu saja diganti dengan barang baru atau uang anda kembali. Periksa juga siapa yang membayar pengembalian barang itu.

3. Cari Situs yang Sudah Menggunakan SSL
Perhatikan tanda berupa ikon gembok warna hijau di baris address browser. Sebelum memasukkan informasi pribadi, periksa tanda itu ada atau tidak. Ketika Anda diminta untuk memasukkan informasi pendaftaran nomor kartu kredit, lihat alamat situs web. Harusnya alamat situs web berubah dari http ke https. Jika situs sudah https, artinya informasi pembayaran itu dienkripsi dan data anda lebih aman.

4. Jangan Mudah Tergiur dengan Harga Murah 
Jangan tergiur dengan tawaran barang dengan harga murah yang datang dari e-mail, apalagi meminta ID dan password tanpa izin dari pemilik e-mail. Bisa jadi itu email phishing. Mereka atau spammer ini biasanya merayu dengan mengirim e-mail yang seolah-olah datang dari situs web perusahaan yang anda gunakan. Sebaiknya, kunjungi situs web perusahaan itu dan langsung belanja dari sana. Jangan via e-mail atau jendela pop-up.

5. Cek Kelengkapan Paket Barang
Cek kelengkapan paket barang yang anda beli. Beberapa barang tidak dijual dengan paket lengkap melainkan dijual secara terpisah misalnya sebuah PC tablet tidak dijual tanpa memory card dan tanpa kartu perdana seluler sehingga anda harus melengkapinya dengan membeli item tersebut secara terpisah.

6. Perhatikan Biaya-Biaya Lain
Pembeli yang berbelanja di toko online seringkali harus membayar lebih dari harga yang tercantum di halaman toko online. Perhatikan kemungkinan anda harus mengeluarkan biaya lain misalnya untuk ongkos kirim, pengepakan, pemasangan, pajak, dan lain sebagainya.

7. Pertimbangkan Opsi Pembayaran yang Lebih Aman
Jika anda ragu atau tidak percaya pada toko online atau penjual perorangan yang memasang iklan di internet, anda dapat memilih opsi pembayaran yang lebih aman misalnya dengan menggunakan agen rekening bersama atau pembayaran ditempat atau COD (cash on delivery). Namun jika anda ingin melakukan transaksi online, penggunaan kartu kredit atau sistem seperti paypal dipercaya lebih aman dari pada kartu debit yang langsung terhubung dengan bank.

8. Lakukan Transaksi Sendiri
Setelah mantap berbelanja online, yang harus anda lakukan yaitu melakukan transaksi sendiri. Jangan melakukan transaksi atas nama anda dengan meminta bantuan orang lain untuk melakukannya. Biasanya pembeli yang akan memesan barang harus membuat akun pribadi yang berisi data-data pribadi. Jika orang lain dapat mengakses data pribadi anda, ia mungkin dapat menggunakannya untuk kepentingan pribadinya. Jangan sekali-kali meminta bantuan orang lain melakukan pembayaran online mengunakan kartu kredit anda.

Untuk melakukan transaksi sebaiknya pakailah komputer pribadi atau smartphone anda sendiri saat melakukan pembelian barang dan melakukan pembayaran online. Hindari menggunakan komputer umum di sekolah, di perpustakan, di kantor, atau di warnet. Anda harus merahasiakan data pribadi dan data kartu kredit anda agar tidak direkam oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

9. Simpan bukti transaksi 
Simpan bukti transaksi termasuk deskripsi produk dan harga, kuitansi digital, dan juga salinan e-mail antara anda dengan penjual.

10. Amankan PC Anda 
Setelah melakukan transaksi, matikan PC anda. Kalau PC dinyalakan terus, bisa saja sudah ada penyusup yang sudah menanamkan malware, mengambil alih kendali PC dan melakukan transaksi. Minimal PC Anda harus punya antivirus. Lebih baik lagi kalau punya anti spyware dan firewall. Ingat, peranti lunak keamanan itu harus di-update secara teratur agar PC terlindung dari ancaman terbaru. Baiknya, atur saja proses update secara otomatis.

Itulah 10 Cara Aman Berbelanja Online agar Terhindar dari Penipuan. Sah-sah saja membeli barang secara online bila mencari tawaran paling baik. Tapi, bila anda merasa lebih aman berbelanja ke toko offline dari pada online, kenapa tidak langsung saja mendatangi toko pilihan anda?

Belum ada Komentar untuk "10 Cara Aman Berbelanja Online agar Terhindar dari Penipuan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel